Trik membuat game 3d dengan mudah

1. Scripting/Programming.

a. Programming Language.

Kamu terserah mau pake language programming apa aja, kayak C++, Pascal, Visual Basic, Delphi, ato laennya. Asal kamu bisa menguasainya dalam2. Minimal pengetahuannya sampe Data Flow. Kebanyakan orang sih pake Visual Basic, Delphi ato Pascal. Soalnya bangsa2 bahasa gitu mudah dimengerti yang merupakan keluarga BASIC. Sedangkan C++ lumayan jarang, karena bagi pemula susah mengertinya, tetapi itu hanya sebagian aja yg percaya. Saia sendiri walau belajar VBasic, tetapi tidak masalah dgn C++, karena C++ sintaxnya mudah. Yang susahnya ialah Data Flow, buat Algoritmanya dan sekaligus Logika dan Analogi. Itu masalah umumnya bagi seorang prgrammer. Tetapi kalo sering2 diasah, jadi terbiasah nanti. Kalo mo blajar bisa google. Mungkin tidak bisa didetail lebih jauh karena masing2 punya pengembangan yang saling berbeda. Kalo saia pake C++ dengan IDE (perangkat coding) yaitu Microsoft Visual C++ 2005. Kalo mo minjem, boleh koq. Bagi anak SMANSA Medan.

b. 3D Engine.

Adalah sebuah development kit yang membantu kita dalam melakukan coding, sehingga kita tidak perlu memulainya dari awal. Nah, sebetulnya sih 3D Programming kalo dimulai dari awal murni tanpa bantuan, butuh waktu berbulan2 untuk bisa membangun sebuah game 3d. Makanya kalo dengan 3D Engine, kita bisa mempercepat waktu coding. Contoh: Irrlicht, TrueVision, 3dstate dll. Tiap2 3D Engine itu mendukung programming language yg berbeda, tetapi bisa saja lebih dari satu. Contohnya : 3dstate mendukung Visual Basic dan Visual C++(agak berbeda dikit dgn c++ murni tapi cara codingnya sama. dasarnya tetap C++ murni), Irrlicht mendukung C++, dll. Nah kalo sudah pake 3D Engine ini, kamu mesti tahu apa itu function, pointer (data flow) dll. Di antara itu, saia pake Irrlicht karena lebih simple. Tentang bagaimana cara memakainya pada programming language liat di google.

c. Direct 3D.

Sebuah software yang merender objek 3D secara langsung dan menjadi API(Application Programming Interface) bagi program yg pengen memakai resource PC (video card) untuk membuat objek 3D melalui function2 yg tersedia dari Direct 3D. Biasanya untuk Windows dikenal DirectX, ada lagi OpenGL untuk multi platform, dan malahan bisa dirender secara software third party, pernah denger gak Ageia Physx, itu bagus benget en realistik, pernah tengok di Youtube, Irrlicht diintegrasikan dgn engine Physx. Seru kan?

Yang dibutuhkan di sini ialah pengetahuan kamu ttg function yg bisa digunakan di Direct 3D tersebut.

2. Modelling.

Inilah bagian terbesar dari seninya, di sini dituntut bagaimana kita bisa ngekspresikan bagaimana model yg ada di dalam benak kita jadi nyata di layar monitor. Untuk itu kita perlu tahu bagaimana menggambar objek 3d di kompie menggunakan software2 3D, seperti: yang gratis dan mudah yaitu Blender, selain itu yg berbayar : 3DSMAX, Maya, Autocad, dll.

Nah, kalo kita bisa melakukan kedua di atas, kita sudah bisa mendesain sebuah game. Tetapi terlebih dahulu belajar untuk menintegrasikan semua aspek di atas.

Adapun teorinya ialah sebagai berikut:

Scheme

Source Code dan 3D engine dicompile menjadi sebuah program Game 3D yang jika diexecute akan memanggil/memakai function2 yg ada di Direct 3D untuk memproses objek 3D yg telah dibuat dan disimpan di harddisk untuk digabungkan, dikendalikan melalui perintah source code tadi, dan ditampilkan selama proses gaming. Jadi jika anda pernah memainkan sebuah game, dan cobalah mengutak atik foldernya, pasti anda akan menemukan file ato folder dengan embel2 “model” bukan? Ya, oleh karena itu, jangan heran, sebuah game PC, modelnya bisa dikutak katik. Pernah main Sims 2 kan? Pernah bikin karakternya, sorry, telanjang? Saia pernah, tapi nggak detail amat, ops. Hihihii

Jadi, apa pendapat kamu? Ayo, tidak ada kata menyerah, sebelum berbuat dan belajar, dan kamu pasti bisa membuat Game 3D sendiri. Tidak ada seorang master yang tidak memulai dari belajar.

from: http://rizkivmaster.wordpress.com/2008/12/25/belajar-3d-game-programming/

Posted on June 3, 2011, in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: